PROFIL DESA
1.1 KONDISI DESA
Gambaran umum Desa Kertamukti adalah usaha menggambarkan secara utuh tentang kondisi desa. Data-data yang disusun diambil dari semua data yang tersedia dan bisa didapatkan. Selain menggunakan data-data yang ada gambaran umum desa ini, diperkaya dengan data-data yang didapat dari hasil survei, wawancara, maupun pengamatan secara langsung merupakan bagian dari tahapan kegiatan.
Data yang dipakai untuk menggambarkan situasi atau keadaan kependudukan misalkan, dalam gambaran umum memakai data hasil survei sekunder yang disebarkan kepada kepala rukun tetangga. Hasil data kependudukan ini memunculkan perbedaan dengan data yang ada di pemerintah desa. Setelah ditelusuri dan di cek ulang data yang ada di pemerintahan desa adalah data yang disusun dari beberapa tahun yang lalu. Sementara hasil survei sekunder ini dilakukan pada bulan September 2013. Data hasil survei ini adalah data aktual penduduk yang berdomisili dan berdiam di desa sampai saat survei dilakukan. Selisih jumlah penduduk yang terdaftar di pemerintah desa dengan hasil survei, ketika dilakukan analisa antar tim survei dari PPD dan Pemerintah Desa bahwa jumlah yang tercatat secara admisitrasi ini kemungkinan banyak yang berdomisili dan bertempat tinggal di luar Desa Kertamukti dikarenakan berbagai sebab. Kebayakan mereka ini mencari nafkah ke luar dari desa.
Sehingga dalam penyusunan dokumen ini memakai data aktual yang didapat dari hasil survei.
Dilihat dari topografi ketinggian wilayah Kertamukti berada pada 0-25mdpl ketinggian dari permukaan air laut dengan keadaan curah hujan rata-rata 1982 mm/thn serta suhu rata-rata per tahun adalah 300 C dengan kelembaban udara rata-rata 70% per tahun.
Secara administrasi Desa Kertamukti terletak di wilayah Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran. Wilayah Desa Kertamukti secara administratif dibatasi oleh wilayah desa-desa tetangga. Disebelah utara berbatasan dengan Desa Kertaharja dan Limusgede, sebelah selatan berbatasan dengan Samudra Indonesia. Di sisi barat berbatasan dengan Desa Cimanuk Kabupaten Tasikmalaya sedangkan di sisi timur berbatasan dengan Desa Ciparanti.
Luas wilayah Desa Kertamukti sebesar 1.504 Ha. luas lahan yang ada terbagi dalam beberapa peruntukan, dapat dikeIompokan seperti untuk fasilitas umum, pemukiman, pertanian, kegiatan ekonomi dan lain-lain. Luas wilayah yang digunakan untuk permukiman 205 Ha, luas persawahan 121 Ha, perkebunan 1.068 Ha, luas kuburan 5 Ha, luas pekarangan 77 Ha, luas perkantoran 2 Ha, luas prasarana umum lainnya 18 Ha..
Sedangkan untuk aktifitas pertanian dan penunjangnya terdiri dari: Lahan sawah seluas 121 Ha dengan posisi seluruhnya tadah hujan, Tegal/ladang seluas 136 Ha, Pekarangan seluas 77 Ha, Perkebunan rakyat seluas 689 Ha,
Selebihnya untuk Tanah Kas Desa 5 Ha; lahan perkantoran 2 Ha dan lapang olahraga 5 Ha.
Wilayah Desa Kertamukti terdiri dari 4 Dusun dengan komposisi struktur pemerintahannya terdiri atas :
- Wilayah Dusun Campaka
Terdiri atas 05 RukunTetangga (RT), 2 Rukun Warga (RW)
- WiIayah Dusun Cireuma
Terdiri atas 10 Rukun Tetangga (RT), 02 Rukun Warga (RW)
- Wilayah Dusun Cidahon
Terdiri atas 08 Rukun Tetangga (RT), 02. Rukun Warga (RW)
- Wilayah Dusun Sukamanah
Terdiri atas 06 Rukun Tetangga (RT), 02 Rukun Warga (RW)
Wilayah Desa Kertamukti secara umum mempunyai ciri geologis berupa lahan liat dan tanah kering yang sedikit berpasir yang cocok untuk tanaman perkebunan kelapa, pisang, ketela, kacang tanah, albasia dan tanaman buah-buahan serta jenis palawija. Sehingga tidak heran apabila hasil pertanian dari Desa Kertamukti terutama didominasi oleh hasil perkebunan kelapa, albasia, pisang, dan hasil pertanian palawija yang dianggap berkualitas bagus oleh pasar.
Lahan tanah kering berpasir sedikit banyak membantu mengurangi resiko kebanjiran yang setiap tahun dialami desa-desa paling ujung dari saluran irigasi dan sungai, seperti halnya yang terjadi di beberapa desa di Kecamatan Cimerak. Lahan berpasir di Desa Kertamukti dapat dengan cepat menyerap air yang datang menggenang di daerah ini. Sehingga banjir atau genangan air akibat hujan maupun meluapnya sungai cepat menjadi surut.
Pada musim hujan, lahan berpasir ini dapat untuk ditanami padi, sebagai selingan bertanam.
1.1.1. SejaRah Desa
Pada awalnya di kecamatan cijulang kewadanan cijulang kabupaten ciamis hanya terdiri dari beberapa desa seiring dengan perkembangan desa kondisi baik itu secara luas kewilayahan .
Maka untuk lebih memaksimalkan pada pelayanan kepada masyarakat disegala bidang. Maka kecamatan cijulang dimekarkan menjadi 2(dua) kecamatan yaitu Kecamatan Cijulang dan Kecamatan Cimerak yang meliputi dari beberapa desa antara lain Desa Cimerak, Desa Masawah, desa Legok Jawa, Desa Ciparanti, Desa Kertaharja Dan Desa Sindangsari.
Seiring dengan perkembangan dan adanya peraturan perundang – undangan bahwa wilayah dengan luas dan jumlah penduduk yang telah memenuhi Ketentuan dapat di ajukan untuk di mekarkan. Hal tersebut dimaksudkan untuk lebih memaksimalkan pelayanan-pelayanan kepada masyarakat dan pemerataan pembangunan sehubungan hal tersebut, setelah melalui musyawarah para tokoh masyarakat desa kertamukti. Maka disepakati untuk mengajukan permohonan pemekaran desa mengingat luasnya wilayah dan
jumlah penfduduk yang sudah melebihi ketentuan maka pada tanggal 28 juni 1981 melaui SK Bupati Ciamis Terbentuklah
Desa Kertamukti dengn membawahi 3 dusun yaitu Dusun Campaka Dusun Cireuma Dan Dusun Cidahon. Dan sebagai tempat pelayanan masyarakat sementara berkantor disebuah rumah sekertaris desa yang bertempat di blok duduk sari dusun cireuma dengan pejabat sementara kepala desa yaitu Bapak Endang Suherlan dari setap Kecamatan Cimerak.
Dipilihnya nama kertamukti dengan harapan ada peningkatan kesejahteraan masyarakat menjadi semakain baik sesuai dengan arti kertamukti. Mengingat dengan kebutuhan pasilitas kantor pelayanan masyarakat maka direncanakanlah membangun kantor desa sehingga selama dalam pembangunan yaitu sejak tanggal 07 april 1982 kantor Desa sementara dipindah ke dusun Campaka selama tujuh bulan.
Dalam tahun yang sama pula yang semula tiga dusun selanjutnya dimekarkan menjadi empat dusun yaitu Dusun Sukamanah sebagi tambahan, hal tersebut karena terlalu luasnya dusun Cidahon sehingga menjadi kendala bagi kepala dusun yang bersangkutan dalam melancarkan roda pemerintahan.
Pada akhir tahun 1983 diselenggarakan pemilihan kepala desa kertamukti untuk pertama kali dan yang terpilih sebagai kepala desa yaitu bapak Yuha Djuhana.
Selanjutnya dalam perkembangan riwayat desa Kertamukti telah berganti beberapa kepala Desa sebagaimana tersebut di bawah ini :
|
No. |
Nama |
Tahun |
Masa Jabatan |
Ket. |
|
1. |
Endang Suherlan |
1981 - 1983 |
3 Tahun |
PJS |
|
2. |
Yuha Djuhana |
1983 - 1992 |
9 Tahun |
|
|
3. |
Nasum Suherli Wijaya |
1992 - 1999 |
7 Tahun |
|
|
4. |
Endang Nedi Sutiadi |
1999 - 2001 |
3 Tahun |
PJS |
|
5. |
Marhidin |
2001 - 2007 |
6 Tahun |
|
|
6. |
Totong Suryana |
2007 - 2013 |
6 Tahun |
|
|
7. |
Esa Sohana |
2013 - 2013 |
20 Hari |
PLH |
|
8. |
Asep Purnama |
2013 - 2018 |
6 Tahun |
|
|
9 |
ODANG |
2018-2081 |
60 Hari |
PJS |
1.1.2. Kondisi Geografis dan Demografis
- Kondisi Geografis
Secara geografis desa kertamukti merupakan wilayah yang terdiri dari dataran Tinggi dan dataran rendah yang mempunyai komoditas unggulan berdasarkan mayoritas mata pencaharian pendudukan dan luas lahan produktif adalah pertanian dan perkebunan kelapa.
Dilihat dari topografi ketinggian wilayah Kertamukti berada pada 0-25mdpl ketinggian dari permukaan air laut dengan keadaan curah hujan rata-rata 1982 mm/thn serta suhu rata-rata per tahun adalah 300 C dengan kelembaban udara rata-rata 70% per tahun.berada pada titik koordinat Logtitude -7.803268 Latitude 108,378239
Luas wilayah Desa Kertamukti seluas 1.504 Ha.
Yang terdiri dari :
- Pesawahan : 121 Ha
- Permukiman : 205 Ha,
- Perkebunan : 068 Ha
- Kuburan : 5 Ha
- Perkantoran : 2 Ha
- Pekarangan : 77 Ha
- Prasarana Umum : 18 Ha
Batas wilayah desa kertamukti meliputi :
- Sebelah Utara berbatasan DenganDesa Limusgede
- Sebelah Selatan berbatasan dengan samudra Indonesia
- Sebelah Barat Berbatasan dengan Desa Cimanuk Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya.
- Sebelah Timur Berbatasan Dengan Desa Ciparanti
Jarak dari Pusat pemerintahan
- Jarak dari Pusat Pemerintahan Kecamatan 20 Km
- Jarak dari Pusat Pemerintahan Kota 30 Km
- Jarak dari Pusat Pemerintahan Kabupaten 40 Km
- Jarak dari Pusat Pemerintahan Propinsi 240 Km
- Kondisi DemoGrafi
Berdasarkan Data Demografii Pemerintahan Desa jumlah penduduk yang tercatat secara administrasi,
- Jumlah Kepala Keluarga 1,565 KK
- Keluarga Pra Sejahtera 480 KK
- Keluarga Sejahtera I 480 KK
- Keluarga Sejahtera II 210 KK
- Keluarga Sejahtera III 175 KK
- Keluarga Sejahtera III Plus 220 KK
- Jumlah penduduk
|
No. |
Jenis Kelamin |
Jumlah |
Prosentase (%) |
|
1 |
Laki-laki |
2.892 |
51,17 % |
|
2 |
Perempuan |
2.743 |
48,83 % |
|
3 |
Usia 0 - 17 |
1,683 |
|
|
4 |
Usia 18 - 56 |
3.063 |
|
|
5 |
Usia 56 Ke atas |
899 |
|
|
Jumlah |
7,418 |
100% |
|
Sumber : Data survey sekunder Desa Kertamukti Kecamatan Cimerak September tahun 2019
Agar dapat mendiskripsikan lebih lengkap tentang informasi keadaan kependudukan di Desa Kertamukti dilakukan identifikasi jumlah penduduk dengan menitikberatkan pada klasifikasi usia dan jenis kelamin. Sehingga akan diperoleh gambaran tentang kependudukan Desa Kertamukti yang lebih komprehensif. Untuk memperoleh informasi yang berkaitan dengan deskripsi tentang jumlah penduduk di Desa Kertamukti berdasarkan pada usia dan jenis kelamin secara detail dapat dilihat dalam lampiran tabel 5 berikut ini:
Tabel. 5. Jumlah Penduduk Berdasarkan Struktur Usia
|
No. |
Kelompok Usia |
L |
P |
Jumlah |
Prosentase (%) |
|
1 |
0 – 4 |
191 |
193 |
384 |
6,8 |
|
2 |
5 – 9 |
262 |
262 |
524 |
9,4 |
|
3 |
10 – 14 |
304 |
248 |
552 |
10,0 |
|
4 |
15 – 19 |
238 |
260 |
498 |
8,9 |
|
5 |
20 – 24 |
255 |
220 |
475 |
8,4 |
|
6 |
25 – 29 |
246 |
250 |
496 |
8,8 |
|
7 |
30 – 34 |
272 |
253 |
525 |
9,3 |
|
8 |
35 – 39 |
226 |
226 |
452 |
8,0 |
|
9 |
40 – 44 |
198 |
231 |
429 |
7,6 |
|
10 |
45 – 49 |
184 |
166 |
350 |
6,2 |
|
11 |
50 – 54 |
136 |
158 |
294 |
5,2 |
|
12 |
55 – 59 |
108 |
95 |
203 |
3,6 |
|
13 |
60 - 64 |
102 |
95 |
197 |
3,4 |
|
14 |
65 - 69 |
63 |
63 |
126 |
2,2 |
|
15 |
70 - 74 |
50 |
43 |
93 |
1,6 |
|
16 |
≥75 |
57 |
43 |
100 |
1,7 |
|
|
JUMLAH |
2.892 |
2.743 |
5.635 |
100 |
Sumber≥ : Data survey sekunder Desa Kertamukti, Kecamatan Cimerak, September Tahun 2019
Dari total jumlah penduduk Desa Kertamukti, yang dapat dikategorikan kelompok rentan dari sisi kesehatan mengingat usia, yaitu penduduk yang berusia >60 tahun, merupakan jumlah yang paling banyak 7,23%. Dari usia 0-4 tahun, ada 3,98%, sedangkan 5-9 tahun,8,49%.
Dari usia >60 tahun tersebut jumlah penduduk yang berjenis kelamin laki-laki sebanyak 61,03% dan perempuan ada 38,97%. Sedang pada usia 0-4 tahun, yang berjenis kelamin laki-laki 69,30% dan perempuan 30,7%.
Penduduk usia produktif pada usia antara 20-49 tahun di Desa Kertamukti jumlahnya cukup signifikan, yaitu 2.659 jiwa atau 52,39% dari total jumlah penduduk. Terdiri dari jenis kelamin laki-laki 25,03% sedangkan perempuan 27,36%.
Dari data tersebut diketahui bahwa jumlah laki-laki usia produktif sedikit lebih banyak dari jumlah perempuan. Dengan komposisi tersebut, peranan perempuan di Desa Kertamukti dapat lebih dikembangkan, sehingga dapat menjadi tenaga produktif yang cukup signifikan untuk mengembangkan usaha-usaha produktif dilakukan oleh perempuan. Pemberdayaan usaha perempuan usia produktif diharapkan semakin memperkuat ekonomi masyarakat, sementara ini masih bertumpu kepada tenaga produktif dari pihak laki-laki.
Pendidikan adalah satu hal penting dalam memajukan tingkat kesejahteraan pada umumnya dan tingkat perekonomian pada khususnya. Dengan tingkat pendidikan yang tinggi maka akan mendongkrak tingkat kecakapan. Tingkat kecakapan juga akan mendorong tumbuhnya keterampilan kewirausahaan. Dan pada gilirannya mendorong munculnya lapangan pekerjaan baru. Dengan sendirinya akan membantu program pemerintah untuk pembukaan lapangan kerja baru guna mengatasi pengangguran. Pendidikan biasanya akan dapat mempertajam sistimatika pikir atau pola pikir individu, selain itu mudah menerima informasi yang lebih maju. Dibawah ini tabel yang menunjukan tingkat rata-rata pendidikan warga Desa Kertamukti.
- Lulusan pendidikan Umum
|
No |
Keterangan |
Jumlah |
Prosentase dari Total Jml. Penduduk |
|
1 |
PAUD/TK |
226 |
0,4 % |
|
2 |
Tamat Sekolah SD |
2.755 |
70.8 % |
|
3 |
Tamat Sekolah SMP |
684 |
18,5 % |
|
4 |
Tamat Sekolah SLTA |
214 |
5,8 % |
|
5 |
Tamat Sekolah Akademi/D1-D2 |
10 |
0.3 % |
|
6 |
Sarjana S1 |
20 |
0,4 % |
|
7 |
Sarjana S2 |
6 |
0,2 % |
|
8 |
Sarjana S3 |
- |
|
|
JUMLAH |
3.915 |
100 % |
|
Sumber : Data survey sekunder Desa Kertamukti, September Tahun 2013
- Lulusan Pendidkan Khusus
|
No |
Keterangan |
Jumlah |
Prosentase dari Total Jml. Penduduk |
|
1 |
Pondok Pesantren |
768 |
20,6 % |
|
2 |
Pendidikan Keagamaan |
2.755 |
70.8 % |
|
3 |
Sekolah Luar Biasa |
- |
0 % |
|
4 |
Kursus Keterampilan |
256 |
0,6 % |
|
JUMLAH |
3.789 |
100 % |
|
Berdasarkan data kualitatif yang diperoleh menunjukkan bahwa di Kertamukti kebanyakan penduduk memiliki bekal pendidikan formal pada level pendidikan dasar 74.8 % dan pendidikan Perguruan Tinggi/Akademi 0,9 %.
- Tidak lulus dan tidak sekolah
|
No |
Keterangan |
Jumlah |
Prosentase dari Total Jml. Penduduk |
|
1 |
Tidak lulus |
|
% |
|
2 |
Tidak Sekolah |
|
% |
|
JUMLAH |
|
% |
|
- Tenaga Kesehatan/ Medis
|
No |
Keterangan |
Jumlah |
Prosentase dari Total Jml. Penduduk |
|
1 |
Dokter Umum |
- |
% |
|
2 |
Okter Spesialis |
- |
% |
|
3 |
Bidan/Dukun bayi terlatih |
10 |
% |
|
4 |
Mantri Kesehatan |
1 |
% |
|
5 |
Perawat |
1 |
|
|
JUMLAH |
13 |
100 % |
|
DATA KELEMBAGAAN
LPM ( Lembaga Pemberdayaan Masyarakat)
- Jumlah Pengurus
2.1.1. KEADAAN SOSIAL
2.1.2. Jumlah Penduduk Berdasarkan Agama
Dalam perspektif agama, masyarakat di Desa Kertamukti termasuk dalam kategori masyarakat yang mendekati homogen. Hal ini dikarenakan seluruh warga masyarakat KERTAMUKTI beragama Islam. Secara kultural, pegangan agama ini didapat dari hubungan kekeluargaan ataupun kekerabatan yang kental diantara mereka. Selain itu perkembangan agama berkembang berdasarkan turunan dari orang tua ke anak dan ke cucu. Hal inilah membuat agama Islam mendominasi agama di Dusun-Dusun KERTAMUKTI.
Informasi yang diperoleh melalui wawancara mendalam dari tokoh-tokoh tua, bahwa selama ini pola-pola hubungan antar masyarakat masih banyak dipengaruhi oleh kultur organisasi Islam, seperti NU ataupun Muhammadiyah. Meskipun begitu, situasi kondusif selama ini dapat tertata dan terjaga dengan kondusif. Jumlah penduduk Desa Kertamukti berdasarkan agama dapat dilihat dalam lampiran tabel 8.
TabeL 8. Jumlah Penduduk Berdasarkan Agama Desa Kertamukti Kec. Cimerak
Kab. Ciamis Tahun 2008
|
No |
Agama |
Jumlah |
Prosentase |
|
1 |
Islam |
5.635 |
100 % |
|
2 |
Katholik |
- |
- |
|
3 |
Kristen |
- |
- |
|
4 |
Hindu |
- |
- |
|
5 |
Budha |
- |
- |
|
JUMLAH |
5.635 |
100% |
|
Sumber : Data survey sekunder Ds. Kertamukti, Kec. Cimerak September Tahun 2013
Dalam tabel 8 tersebut dapat dilihat bahwa jumlah penduduk Desa Kertamukti yang beragama Islam mendominasi seluruhnya dengan jumlah 100 % dari total jumlah penduduk.
2.1.3. Dinamika Politik Desa
Seiring dengan perubahan dinamika politik dan sistem politik di Indonesia yang lebih demokratis, memberikan pengaruh kepada masyarakat untuk menerapkan suatu mekanisme politik yang dipandang lebih demokratis.
Dalam dinamika politik, memang mengalami perkembangan yang cukup signifikan. jabatan Kepala Desa sejak lama ditentukan dengan cara dipilih secara langsung oleh masyarakat Desa Kertamukti. Biasanya para Calon Kepala Desa yang akan ikut pemilihan adalah orang yang punya kaitan dengam elit lama desa tersebut, misal anak Kepala Desa berdahulu atau turunan dan keluarga. Hal ini tidak terlepas dari anggapan masyarakat banyak di desa-desa bahwa jabatan Kepala Desa adalah jabatan garis tangan keluarga-keluarga tersebut.
Kepala Desa merupakan suatu jabatan yang tidak serta merta dapat diwariskan kepada putra seorang Kepala Desa. Kepala Desa dipilih berdasarkan etos kerja, kejujuran serta kedekatan dengan warga sekitar. Seorang Kepala Desa bisa diganti sebelum masa
jabatannya habis, jika seorang Kepala Desa melakukan hal-hal yang melanggar peraturan maupun yang berlaku. Kepala Desa juga bisa diganti jika berhalangan tetap.
Saat ini, siapa saja yang merasa mampu meskipun dari latar belakang apapun asal berani mencalonkan diri, bisa menjadi calon Kepala Desa tentu dengan memenuhi syarat-syarat yang sudah ditentukan dalam perundangan yang berlaku.
Pilihan jabatan Kepala Desa terakhir dilaksanakan pada bulan September tahun 2008 Pada pilihan kepala desa saat itu tingkat partisipasi masyarakat sangat tinggi. Tercatat jumlah hak pilih sebanyak 4.920 pemilih, dari jumlah itu sebayak 3.283 orang menggunakan hak pilihnya. Terdapat tiga orang calon kepala desa yang mengikuti pemilihan kepala desa. Pilihan kepala desa bagi warga masyarakat Desa Kertamukti bagaikan acara perayaan desa.
Paska semua pemilihan situasi kembali berjalan normal, masyarakat tidak terus menerus tersekat-sekat dalam kelompok-kelompok pilihannya. Hal ini terbukti kehidupan tolong menolong maupun gotong-royong tetap berjalan dengan baik.
Pola kepemimpinan di wilayah Desa Kertamukti dalam pengambilan keputusan berada di tangan Kepala Desa. Namun semua dilakukan dengan mekanisme yang melibatkan pertimbangan dari masyarakat. Keterwakilan masyarakat ditingkat desa, diwadahi BPD. Badan Permusyawaratan Desa (BPD) merupakan lembaga di tingkat desa. Untuk menjadi anggotanya harus melalui mekanisme pilihan langsung. BPD berfungsi sebagai badan perwakilan warga masyarakat desa yang bertugas mirip dengan legislatif. Kebijakan-kebijakan penerintahan desa harus mendapat persetujuan dari BPD. Dengan demikian terlihat bahwa pola kepemimpinan di wilayah Desa Kertamukti mengedepankan pola kepemimpinan yang demokratis.
Pada tahun 1982 sampai sekarang, jabatan Kepala Dusun ditentukan melalui pilihan langsung oleh masyarakat Dusun yang bersangkutan. Begitupula jabatan ketua RT. Dilingkungan masing-masing ditentukan dengan cara pililan langsung.
Hal ini semakin menjelaskan bahwa sistim demokrasi sudah menjadi bagian dari siklus pergantian kepemimpinan di Desa Kertamukti. Masyarakat sudah memandang bahwa pemimpin tidak harus milik suatu ras atau keturunan tertentu, seperti turunan dari priyayi atau tumenggung, yang penting ia harus memiliki dedikasi tinggi terhadap tanggungjawab dan masyarakatnya.
Didalam dinamika politik nasional, masyarakat Desa Kertamukti masih antusias. Pada Pemilu Nasional tahun 2008, dalam catatan pemerintah desa jumlah orang yang
mempunyai hak pilih 4.920 orang. Yang menggunakan hak pilihnya 4.103. Meskipun begitu masyarakat menggunakan hak pilihnya sesuai dengan pilihan hatinya tanpa ada paksaan. Hal ini bisa dilihat dalam distribusi suara pemilih, hampir semua partai peserta pemilu mendapatkan suara, hanya ada satu partai saja dari 24 partai peserta pemilu yang sama sekali tidak mendapatkan suara.
Berdasarkan deskripsi dari beberapa fakta-fakta diatas, dapat disimpulkan bahwa Desa Kertamukti mempunyai dinamika politik lokal yang bagus. Hal ini terlihat baik dari segi pola kepemimpinan, mekanisme pemilihan kepemimpinan, sampai dengan partisipasi masyarakat dalam menerapkan sistem politik demokratis ke dalam kehidupan politik lokal. Tetapi minat terhadap politik nasional terlihat masih sangat kurang antusias. Hal ini dapat dimengerti dikarenakan dinamika politik nasional dalam kehidupan keseharian masyarakat KERTAMUKTI kurang mempunyai greget, terutama yang berkaitan dengan permasalahan, kebutuhan dan kepentingan masyarakat secara langsung.
2.1.4. Aspek-aspek sosial-budaya
Perspektif Budaya Masyarakat di Desa Kertamukti masih sangat kental dengan budaya jawa. Hal ini dapat dimengerti karena hampir semua Desa di Kabupaten Ciamis masih kuat terpengaruh dengan adanya pusat kebudayaan Jawa.
Dari latar belakang budaya, kita bisa melihat aspek budaya dan sosial yang berpengaruh dalam kehidupan masyarakat. Didalam hubungannya dengan agama yang dianut misalnya, Islam sebagai agama mayoritas dianut masyarakat; dalam menjalankannya sangat kental dengan tradisi budaya Jawa.
Tradisi budaya sunda sendiri berkembang dan banyak dipengaruhi ritual-ritual agama atau kepercayaan masyarakat sebelum agama Islam masuk. Hal ini menjelaskan mengapa peringatan-peringatan keagamaan yang ada di masyarakat, terutama Islam karena dipeluk seluruh masyarakat, dalam menjalankannya muncul kesan nuansa tradisinya. Contoh yang bisa kita lihat adalah peringatan Tahun Baru Hijrah, sejak jaman Sultan Agung menciptakan kalender Islam/Jawa, tahun baru hijrah dimaknai sebagai tahun baru Suro atau yang dikenal Suroan.
Nama ini diambil adanya bulan Assyuro dalam kalender Hijrah/Islam. Dalam cara memperingatinyapun bercampur antara doa-doa agama Islam dan laku-laku –tindakan yang biasa dijalankan dalam tradisi masyarakat jawa atau Kejawen. Memandikan pusaka dan melarung barang/sesaji ke laut, gunung atau sungai sebagai misal. Contoh yang lain adalah Nyadran-tradisi tahunan yang dilakukan menjelang bulan puasa/Ramadhan untuk menengok dan membersihkan makam orang tua maupun kerabat dan leluhur, kegiatan ini dikombinasikan dengan doa untuk yang sudah meninggal; Mauludan -berasal dari kata Milad (bhs. arab) artinya kelahiran Nabi Muhammad SAW. Yang diperingati di sini dengan membuat apem dibagi bagikan ke tetangga, di Keraton membuat Gunungan (hasil bumi dan makanan yang disusun seperti gunung) didoakan dengan cara Islam setelah itu diarak dan pada akhirnya diperebutkan oleh masyarakat yang datang dari mana-mana terutama dari Kabupaten Ciamis. Di masyarakat tertanam sejak dulu bahwa siapa saja yang berhasil mendapatkan hasil bumi dan makanan dari gunungan tersebut, barang tersebut dapat disimpan sebagai jimat pembawa keberuntungan dalam usaha dan kehidupannya.
Secara individual didalam keluarga masyarakat KERTAMUKTI, tradisi jawa lama dipadu dengan agama terutama Islam, juga masih tetap dipegang. Tradisi ini dilakukan selain sebagai kepercayaan yang masih diyakini sekaligus digunakan sebagai bagian cara untuk bersosialisasi dan berinteraksi di masyarakat. Misalkan, tradisi mengirim doa untuk orang tua atau leluhur dilakukan dengan mengundang tetangga dan kenalan yang disebut Slametan. Slametan ini biasanya dilakukan mulai dari satu sampai tujuh hari keluarga yang ditinggal mati, Yang disebut Tahlilan. Selanjutnya hari keseratus dari tanggal kematian yang disebut Slametan Nyatus, berikutnya hari kesetahun, berikutnya hari ke tiga tahun yang disebut Slametan Nyewu. Perhitungan tanggal kegiatan dilakukan dengan menggunakan tanggalan jawa. Bersyukur kepada tuhan karena dikaruniai anak pertama pada tradisi masyarakat KERTAMUKTI juga masih berjalan, disebut Mithoni ketika kandungan ibu menginjak usia tujuh bulan.
Namun yang paling populer di wilayah Dusun di Desa Kertamukti, khususnya di masing-masing dusun adalah adat tradisi Punggahan membuat nasi kuning atau tumpeng yang kemudian dimakan secara bersama-sama oleh seluruh warga masycarakat di Dusunan masing-masing. Kegiatan ini adalah salah satu kegiatan bersama yang dilakukan untuk menghormati para leluhur yang merintis tumbuhnya Dusun atau desa sekaligus untuk gotong royong membersihkan desa. Oleh karena itu kegiatan ini biasanya disebut atau Bersih Desa.
Kesenian tradisi juga masih dipertahankan oleh masyarakat KERTAMUKTI. Di desa ini walaupun hanya beberapa jenis kesenian tradisonal yang dikembangkan, seperti kudalumping , rebana dan qasidah. Kesenian ini masih menghiasi di beberapa kegiatan seperti hajatan khitanan, pertikahan dan khusus untuk rebana, kuda lumping dan qasidah masih dilakukan untuk kegiatan-kegiatan yang mengiringi peringatan-peringatan Hari Raya Keagamaan.
2.1.5. Keadaan Ekonomi
Secara umum mata pencaharian warga maayarakat Desa Kertamukti dapat teridentifikasi ke dalam beberapa bidang mata pencaharian, seperti: petani, buruhtani, PNS/TNI/Polri, karyawan swasta, pedagang, wirausaha, pensiunan, buruhbangunan/tukang, peternak, jumlah penduduk berdasarkan mata pencaharian dapat dilihat pada tabel 7.
Tabel. 7. Jumtah Penduduk Menurut Mata Pencaharian Desa Kertamukti Tahun 2008
|
No |
Macam Pekerjaan |
Jumlah |
Prosentase dari Total jml. Penduduk |
|
1 |
Petani |
1110 |
21,87 |
|
2 |
Buruh tani |
484 |
9,53 |
|
3 |
PNS/POLRI/TNI |
18 |
0,35 |
|
4 |
Karyawan Swasta |
- |
|
|
5 |
Pedagang |
61 |
2,78 |
|
6 |
Wirausaha |
24 |
0.47 |
|
7 |
Pensiunan |
6 |
0,11 |
|
8 |
Tukang Bangunan |
43 |
1,87 |
|
9 |
Peternakan |
85 |
1,67 |
|
10 |
Lain-lain / Tidak tetap |
376 |
7,4 |
|
JUMLAH |
2.207 |
100 |
|
Sumber: Dari data survey potensi ekonomi Desa Kertamukti, Kecamatan Cimerak, September Tahun 2013
Berdasarkan tabulasi data tersebut teridentifikasi, di Desa Kertamukti jumlah penduduk yang mempunyai mata pencaharian ada 2.207Dari jumlah tersebut, kehidupannya bergantung di sektor pertanian dan pertenakan, ada 23,54% dari total jumlah penduduk.
Jumlah ini terdiri dari Buruh-tani terbanyak, dengan 22,13% dari jumlah penduduk yang mempunyai pekerjaan atau 9,53% dari total jumlah penduduk. Petani dengan 50,75% dari jumlah penduduk yang mempunyai pekerjaan atau 21,87% dari total jumlah penduduk. Sedangkan Peternak sebesar 3,88% dari jumlah penduduk yang mempunyai pekerjaan atau 1,67% dari total jumlah penduduk.
Terbanyak ketiga adalah pedagang dengan 2,78% dari jumlah penduduk yang mempunyai pekerjaan atau 1,20% dari total jumIah penduduk. Wirausaha menempati urutan yang ke lima dengan 1,09% dari jumlah penduduk yang mempunyai pekerjaan atau 0,47% dari total jumlah penduduk. Sedangkan pekerjaan yang paling sedikit adalah sebagai buruh bangunan/tukang, 1,87% dari jumlah penduduk yang mempunyai pekerjaan atau 0,80% dari total jumlah penduduk.
Selain sektor mata-pencaharian yang diusahakan sendiri, penduduk Desa Kertamukti ada yang bekerja sebagai aparatur pemerintahan, baik dikalangan sipil maupun militer. Selain itu ada yang menjadi pegawai perusahaan swasta dan pensiunan, semua ada 1,07% dari total jumlah penduduk atau 0,46% dari jumlah penduduk yang mempunyai pekerjaan.Jenis pekerjaan lain-lain (pekerjaan tidak tetap) berjumlah 376 jiwa atau 7,4% dari jumlah penduduk yang mempunyai pekerjaan.
Dengan demikian dari data tersebut menunjukkan bahwa warga masyarakat di Desa Kertamukti memiliki alternatif pekerjaan selain sektor buruh tani dan petani. Setidaknya karena kondisi lahan pertanian mereka sangat tergantung dengan air tadah hujan, sedangkan irigasi termasuk ketegori irigasi tradisioanl. Disisi lain, air irigasi yang ada tidak dapat mencukupi untuk kebutuhan lahan pertanian di Desa Kertamukti secara keseluruhan terutama ketika musim kemarau. Sehingga mereka pun dituntut untuk mencari alternatif pekerjaan lain.
3.1. Kondisi Pemerintahan Desa
3.2.1. Pembagian wilayah Desa
Dusun sebagai bagian dari satuan wilayah pemerintahan Desa Kertamukti memiliki fungsi yang sangat berarti tehadap pelayanan kepentingan masyarakat wilayah bersebut. Terutama berkaitan hubungannya dengan pemerintahan pada level di atasnya.
|
No. |
Nama |
Jabatan/Dusun |
|
1 |
Surip Jaelani |
Kadus Campaka |
|
2 |
Agus Sadikun |
Kadus Cireuma |
|
3 |
Sutomo |
Kadus Cidahon |
|
4 |
Dedi |
Kadus Sukamanah |
Sumber : Monografi Desa Kertamukti Kecamatan Cimerak tahun 2019
Secara umum pelayanan pemerintah Desa Kertamukti kepada masyarakat sangat memuaskan. Dalam beberapa sesi wawancara langsung dengan masyarakat Desa Kertamukti yang dipilih secara acak hal itu terungkap bahwa dalam memberikan pelayanan pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dikerjakan dengan cepat dalam waktu 24 jam. Begitu pula untuk pengurusan surat-surat penting lainnya seperti akte kenal lahir dan akte kematian. Sehingga secara umum masyarakat merasa terlayani secara baik, hal ini pun muncul didalam musyawarah yang diadakan di Dusun.
3.2.2 Struktur Organisasi Pemerintah Desa
Struktur kepemimpinan Desa Kertamukti tidak dapat lepas dari struktur administratif pemerintahan pada level diatasnya. Hal ini dapat diIihat dalam bagan di bawah ini:
STRUKTUR ORGANISASI
PEMERINTAH DESA KERTAMUKTI
KABUPATEN CIAMIS
STAF PEMERINTAHAN
INDI ASTUTI
Keterangan :
Garis Komando
Garis Koordinasi
Sumber. Monografi Desa Kertamukti Kecamatan Cimerak, tahun 2013
Tabel 1. Nama Pejabat Wilayah Administrasi Pemerintah Desa Kertamukti Tahun 2013
|
No. |
Nama |
Jabatan |
|
1 |
Asep Purnama |
Kepala Desa |
|
2 |
Odang |
Sekretaris Desa |
|
3 |
Sarmin |
Kaur Keuangan |
|
4 |
Indi Astuti |
Kaur Umum |
|
5 |
Esa Sohana |
Kaur Perencanaan |
|
6 |
Farid Andrian |
Kasi pelayanan |
|
7 |
Rusmanto |
Kasi Pemerintahan |
|
8 |
Hermanto |
Kasi Kesejahteraan |
|
9 |
Santi K |
Operator Sipades,Prodeskel |
|
10 |
Siti komalasari |
Operator siskeudes |
Sumber : Monografi Desa Kertamukti Kecamatan Cimerak tahun 2013
Tabel 2. Nama Badan Permusyawaratan Desa Kertamukti
|
No. |
Nama |
Jabatan |
|
1 |
Supriatna |
Ketua I |
|
2 |
Yaya sunarya |
Wakil ketua |
|
3 |
Amar Muarip |
Sekertaris |
|
4 |
Angga sebastian |
Anggota |
|
5 |
Wahyu iskandar |
Anggota |
|
6 |
Dede ulfahmutmainah |
Anggota |
|
7 |
Riyani |
Anggota |
Sumber : Monografi Desa Kertamukti Kecamatan Cimerak tahun 2019